Solusi Browser Berat dan Lambat: Firemin, Aplikasi Addon Browser Ringan yang Wajib Kamu Coba


Apakah kamu sering merasa frustasi ketika browsing internet karena browser kamu lemot, berat, dan sering mengalami memory leak? Memory leak adalah kondisi di mana browser menggunakan memori lebih banyak dari yang seharusnya, sehingga menyebabkan kinerja browser menurun dan bahkan bisa membuat komputer kamu hang atau crash. Hal ini bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti banyaknya tab yang dibuka, ekstensi yang tidak diperlukan, cache yang menumpuk, atau bug pada browser itu sendiri.


Jika kamu mengalami masalah ini, maka kamu perlu mencari solusi untuk mengoptimalkan kinerja browser kamu. Salah satu solusi yang bisa kamu coba adalah menggunakan Firemin, sebuah aplikasi addon browser ringan yang bisa mengatasi memory leak dengan cara memaksa browser untuk melepaskan memori yang tidak digunakan. Firemin adalah aplikasi gratis dan open source yang dikembangkan oleh Rizonesoft, sebuah perusahaan software yang berbasis di Afrika Selatan. Firemin bisa digunakan untuk berbagai browser, seperti Firefox, Chrome, Opera, Brave, Palemoon, atau bahkan aplikasi lain yang bisa dijalankan sebagai executable.


Bagaimana Cara Kerja Firemin?

Firemin bekerja dengan cara memanggil fungsi API Windows yang bernama EmptyWorkingSet, yang berfungsi untuk mengosongkan working set dari sebuah proses. Working set adalah kumpulan halaman memori yang sedang digunakan oleh sebuah proses pada saat tertentu. Dengan mengosongkan working set, maka proses tersebut akan melepaskan memori yang tidak digunakan atau jarang digunakan ke sistem operasi, sehingga memori tersebut bisa dialokasikan untuk proses lain atau disimpan di disk.


Firemin melakukan pemanggilan fungsi EmptyWorkingSet secara berkala sesuai dengan interval waktu yang ditentukan oleh pengguna. Interval waktu ini bisa disesuaikan mulai dari 5 milidetik hingga 30 detik. Semakin sering Firemin memanggil fungsi tersebut, maka semakin kecil memori yang digunakan oleh browser. Namun, hal ini juga bisa berdampak pada kinerja browser itu sendiri, karena browser mungkin akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengambil kembali memori yang dilepaskan jika dibutuhkan. Oleh karena itu, pengguna harus menemukan keseimbangan antara penggunaan memori dan kinerja browser.


Selain itu, Firemin juga memiliki fitur untuk mengatur batas penggunaan memori oleh browser. Jika penggunaan memori melebihi batas yang ditentukan, maka Firemin akan memaksa browser untuk melepaskan memori lebih banyak. Fitur ini berguna untuk mencegah browser menggunakan memori terlalu banyak dan mengganggu kinerja komputer secara keseluruhan.


Bagaimana Cara Menggunakan Firemin?

Untuk menggunakan Firemin, kamu hanya perlu mengunduh dan menjalankan aplikasinya dari situs resmi Rizonesoft1. Setelah itu, kamu bisa mengatur beberapa pengaturan sesuai dengan kebutuhan dan preferensi kamu. Berikut adalah langkah-langkahnya:


  • Pilih browser yang ingin kamu optimalkan dengan cara menekan tombol Browse dan mencari lokasi file executable dari browser tersebut. Misalnya, jika kamu ingin mengoptimalkan Firefox, maka cari file firefox.exe di folder instalasi Firefox (biasanya di C:\Program Files\Mozilla Firefox).
  • Atur interval waktu pemanggilan fungsi EmptyWorkingSet dengan cara menggeser slider Reduce Memory Every. Kamu bisa memilih antara 5 milidetik hingga 30 detik. Secara default, Firemin akan memanggil fungsi tersebut setiap 500 milidetik (0,5 detik).
  • Atur batas penggunaan memori oleh browser dengan cara menggeser slider Only Reduce Memory If Usage Over. Kamu bisa memilih antara 1 MB hingga 1024 MB. Secara default, Firemin akan memaksa browser untuk melepaskan memori jika penggunaan memori melebihi 128 MB.
  • Jika kamu ingin mengoptimalkan proses lain yang berhubungan dengan browser, seperti plugin, ekstensi, atau aplikasi lain dari Mozilla Corporation, maka centang opsi Reduce Extended Processes. Jika tidak, biarkan opsi ini tidak tercentang.
  • Jika kamu ingin menjalankan browser dalam mode aman, yaitu mode di mana semua ekstensi dan pengaturan dinonaktifkan sementara untuk mengatasi masalah yang mungkin terjadi pada browser, maka tekan tombol Safe Mode. Jika tidak, biarkan browser berjalan dalam mode normal.
  • Jika kamu ingin Firemin berjalan secara otomatis setiap kali kamu menyalakan komputer, maka centang opsi Start with Windows. Jika tidak, biarkan opsi ini tidak tercentang.
  • Jika kamu ingin Firemin berjalan secara tersembunyi di system tray dan hanya muncul jika kamu mengklik ikonnya, maka centang opsi Hide Window on Close. Jika tidak, biarkan opsi ini tidak tercentang.
  • Setelah semua pengaturan selesai, tekan tombol Save untuk menyimpan pengaturan dan memulai proses optimasi. Kamu bisa melihat penggunaan memori oleh browser di bagian bawah jendela Firemin.


Apa Kelebihan dan Kekurangan Firemin?

Firemin memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu kamu ketahui sebelum menggunakan aplikasinya. Berikut adalah beberapa di antaranya:


Kelebihan

  • Firemin adalah aplikasi gratis dan open source yang bisa digunakan untuk berbagai browser dan aplikasi lain yang bisa dijalankan sebagai executable.
  • Firemin bisa mengatasi memory leak yang sering terjadi pada browser, terutama Firefox, yang bisa menyebabkan browser lemot, berat, dan bahkan crash.
  • Firemin bisa mengoptimalkan kinerja browser dengan cara memaksa browser untuk melepaskan memori yang tidak digunakan atau jarang digunakan ke sistem operasi, sehingga memori tersebut bisa dialokasikan untuk proses lain atau disimpan di disk.
  • Firemin memiliki fitur untuk mengatur interval waktu pemanggilan fungsi EmptyWorkingSet dan batas penggunaan memori oleh browser, sehingga pengguna bisa menyesuaikan pengaturan sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.
  • Firemin memiliki fitur untuk menjalankan browser dalam mode aman, yang berguna untuk mengatasi masalah yang mungkin terjadi pada browser, seperti bug, error, atau konflik dengan ekstensi.


Kekurangan

  • Firemin tidak memiliki fitur auto update, sehingga pengguna harus mengunduh dan menginstal versi terbaru secara manual jika ada pembaruan dari pengembang.
  • Firemin tidak memiliki fitur untuk menghapus cache, history, cookie, atau data lain yang mungkin menumpuk di browser dan juga mempengaruhi kinerja browser.
  • Firemin mungkin tidak kompatibel dengan beberapa versi atau jenis browser tertentu, sehingga pengguna harus mencoba dan mengecek sendiri apakah aplikasi ini berfungsi dengan baik pada browser mereka.
  • Firemin mungkin berdampak negatif pada kinerja browser jika pengguna mengatur interval waktu pemanggilan fungsi EmptyWorkingSet terlalu sering atau batas penggunaan memori terlalu rendah, karena browser mungkin akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengambil kembali memori yang dilepaskan jika dibutuhkan.


Jika kamu ingin mencoba Firemin, kamu bisa mengunduh dan menjalankan aplikasinya dari situs resmi Rizonesoft. Kamu juga bisa mengikuti langkah-langkah pengaturan yang sudah kami jelaskan di atas. Semoga dengan menggunakan Firemin, kamu bisa browsing internet dengan lebih cepat, lancar, dan nyaman.


Demikian artikel tentang Firemin: Aplikasi Addon Browser Ringan yang Bisa Mengatasi Memory Leak. Semoga artikel ini bermanfaat dan informatif bagi kamu. Jika kamu suka dengan artikel ini, jangan lupa untuk share dan komentar di bawah. Jika kamu ingin membaca artikel-artikel menarik lainnya, kunjungi website kami di [chudels.com]. Terima kasih dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.

0 Comments